Relatif..

Suatu hari di Cina zaman dahulu, dalam pertemuan besar di sebuah wihara, angin berhembus kencang.
“Lihat benderanya bergerak,” kata seorang murid.
“Goblok kamu! Yang bergerak angin, bukan bendera,” balas murid lainnya.
Murid pertama tidak terima, “Bendera!”
“Angin!”
“Bendera!”
“Angin!”

Absurd..

Bayangkan aku terapung-apung dalam sebuah ruang kosong hitam pekat, tanpa udara, debu, atau planet. Kosong layaknya langit hitam diatas sana.

Tiba-tiba seorang astronot lain muncul di depan, mendekati ku. Tapi siapa bisa tahu jika memang dia yang mendekat? Muncul astronot ketiga di samping kami, diam, mengatakan bahwa akulah yang bergerak. Tapi siapa yang tahu jika astronot ketiga itu memang diam, sehingga bisa berkata siapa mendekati siapa?

Siapa yang bisa mengatakan siapa mendekati siapa, pada hakikatnya?

Karena kita hanya bisa mengatakan bahwa sesuatu bergerak menurut titik acuan mana.

Relatif..

“Kebenaran bergantung pada siapa yang melihatnya”

Dan untuk mengatakan segalanya relative, berarti mengatakan segalanya related. Aku bergerak karena ada 2 astronot yang diam. Temperatur 25 derajat celcius, karena ada yang disebut 35 derajat celcius.

Berpasang-pasangan..

Bahkan balok-balok materi Newton yang dulu konon paling mutlak, berdiri sendiri pun sebenarnya ‘tidak ada’. Segala yang kita lihat di depan kita sebenarnya ‘tidak ada’.

“Karena yang kita sebut Massa sebetulnya 99.99% kosong. Energi,” kata Einstein saat menemukan E=MC2 ini.

Serba mengalir dan berubah. Seperti ide..

Dan serba bertautan, karena energi itu hanya satu. “Energi panas hanyalah energi gesekan yang berubah bentuk,” kata guru Fisika gue.

Dan energi ini dari dulu sama, tidak tercipta maupun musnah..

“Yang bergerak pikiran,” kata Master Zen Huineng mendamaikan dua muridnya tadi.

Ich hund said,

June 8, 2008 @ 8:55 am Quote

Ri,relatif itu tergantung keadaan orang dan lingkungannya. Yang lw maksud d sini kyk d fisika bab 1?

nita said,

June 8, 2008 @ 9:01 am Quote

ah, pelajaran fisika yg kubenci…gak pernah dapat nilai bagus. otak kiriku gak pernah bisa jalan. aku cuma ingat gimana newton menemukan teori gravitasi waktu istirahat di bawah pohon kepalanya ketimpuk buah apel :oops:

auliahazza said,

June 8, 2008 @ 2:20 pm Quote

fisika :(

cantik dan ganteng itu relatif termasuk pelajaran fisika ?

Deddy said,

June 8, 2008 @ 7:06 pm Quote

Setuju banget klo yang bergerak itu adalah “Pikiran”!

okta sihotang said,

June 8, 2008 @ 9:11 pm Quote

tul…cantik, ganteng, manis, dkk..itu mah relatif, tergantung dari orangnya bgimana menilainya ;)

prast said,

June 8, 2008 @ 9:16 pm Quote

semua serba relatif… :lol:

latree said,

June 9, 2008 @ 5:09 am Quote

E=MC2 itu album terbaru mariah carey :D

Adis said,

June 9, 2008 @ 7:54 am Quote

Wow artikelnya bagus…tapi saya berkunjung ke sini karena situ berkunjung duluan lho ya?hehehe…

monsterikan said,

June 9, 2008 @ 12:02 pm Quote

tes kenal yah

bangpay said,

June 9, 2008 @ 12:59 pm Quote

relativitas ya? makanya saya juga masih suka terkagum2 dengan kearifan orang madura tradisional dalam memandang hidup. kapan-kapan nanti saya tulis.

makasih sudah mampir….

hanggadamai said,

June 9, 2008 @ 3:16 pm Quote

bener semuanya relatif, tergantung sudut pandang kita

galih said,

June 9, 2008 @ 3:33 pm Quote

maksudnya apa nih? aku masih lom ngeh..
salam kenal :)

GiE said,

June 10, 2008 @ 7:12 am Quote

Jadi kesimpulannya, relatif itu tergantung dari isi pikiran masing2 ya…

:D

kenang ina said,

June 10, 2008 @ 11:33 am Quote

semuanya relatif ya? jadi yang pasti dan ga relatif itu apa ri? :roll:

tc said,

June 10, 2008 @ 4:56 pm Quote

cantik ato ganteng itu relatif..
tapi kalo jelek itu mutlak..
heuheuheu just kidding..
:mrgreen:

waterbomm said,

June 11, 2008 @ 2:40 pm Quote

relatif relatif… yang penting minumnya teh botol sosro :D

nengDJ said,

June 11, 2008 @ 8:37 pm Quote

iya..kok jadi kayak iklan teh..hehe..

JENIUS!! :)

uNieQ said,

June 12, 2008 @ 10:51 am Quote

wew… berat hihihiihihi penjelasannya fisika banged… ga sanggup niyh otak

:mrgreen:

fiqhi said,

June 14, 2008 @ 6:06 pm Quote

dulu ngga paham teori relatifitas-nya Einstein. Tapi setelah baca post ini, cukup ada bayangan lah :D
nice post.. salam kenal ;)

Masenchipz said,

June 14, 2008 @ 10:29 pm Quote

:razz: analisa yg gud…gud….. :) :wess:

toim said,

June 15, 2008 @ 4:57 pm Quote

klo semua2 relatif gak ada ilmu yg pasti berarti :P

pudakonline said,

June 16, 2008 @ 9:57 pm Quote

jadi ingat tentang “ujung keberadaan adalah ketidak beradaan”

sluman slumun slamet said,

June 17, 2008 @ 2:07 am Quote

tidak ada yang mutlak selain DIRINYA

Iis sugianti said,

June 17, 2008 @ 5:59 am Quote

ngebahas apaan sie Ri? (+mode lemot is On)

penamerah said,

June 17, 2008 @ 7:54 pm Quote

Dan energi ini dari dulu sama, tidak tercipta maupun musnah..
Yang bergerak pikiran…..
:mrgreen: siapppp!!!

diorockout said,

June 17, 2008 @ 9:39 pm Quote

Oot y..
tampan tu relatif, but charm is relativ..

antown said,

June 18, 2008 @ 2:17 am Quote

belum diupdate nih…
salam kenal

yanti(latqueire) said,

June 18, 2008 @ 7:53 pm Quote

relatif = rela diintip :lol:

Andika said,

June 18, 2008 @ 11:36 pm Quote

Humm..renungan yang bagus..udah baca buku “Mimpi-Mimpi Einstein”?

fenny said,

June 28, 2008 @ 5:55 pm Quote

berat bacanyaaa :( tp gpp, nice posting…

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI


Leave a Comment

:razz: :mrgreen: :) :( :P :oops: :lol: more »